Cara Menanam Semangka Yang Benar!
Semangka merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki rasa buah
yang manis, menyegarkan, serta memiliki banyak kandungan air yang
banyak.
Bagi kalian yang suka berbelanja ke pasar atau ke toko-toko buah,
maka semangka merupakan salah satu jenis buah yang tidak pernah absen
kehadirannya, hampir di setiap toko-toko buah yang ada di Indonesia
menjual buah semangka ini, saking populernya buah semangka ini maka tak
heran buah ini menyebar ke seluruh Indonesia bahkan di dunia sekalipun.
Karena kepopulerannya tersebut sangat tinggi, maka tak heran buah
semangka ini memiliki banyak sekali manfaat yang baik untuk kesehatan
tubuh, kandungan vitamin yang terkandung di dalam buah ini memiliki
khasiat yang baik untuk tubuh kita.
Mungkin selama ini kalian hanya mengira bahwa buah semangka ini hanya
sebagai pelepas dahaga untuk menyegarkan tubuh dikala cuaca sedang
panas, namun dibalik itu buah semangka memiliki banyak sekali manfaat
lain yang terkandung, seperti contohnya:
- Buah semangka dapat menurunkan tekanan darah tinggi karena memiliki kandungan air dan kalium pada daging buah,
- Kemudian, buah semangka dapat mengobati dan mencegah penyakit kanker karena memiliki kandungan antioksidan yang tinggi sehingga dapat menyehatkan dan me-recovery sel-sel tubuh kita
- Manfaat selanjutnya, buah semangka dapat meningkatkan vitalitas bagi kaum pria, karena memiliki kandungan likopen yang berfungsi untuk meningkatkan gairah seksual pada pria serta dapat meningkatkan kesuburan pada pria maupun wanita,
- Kemudian, buah semangka bermanfaat untuk menurunkan berat badan, karena memiliki kandungan serat yang tinggi serta buah ini terbebas dari lemak jahat.
- Manfaat yang terakhir ialah, buah semangka dapat mengatasi pencegahan penyakit sariawan karena mengandung banyak sekali vitamin C, serta dapat menurunkan demam dan dapat mencegah penyakit asma.
Cara Menanam Buah Semangka
Bagi kalian yang telah mengonsumsi buah semangka, selamat, kalian
merupakan salah satu orang yang beruntung telah memakan hasil alam yang
sangat bermanfaat ini.
Dan bagi kalian yang telah menanam dan membudidayakan buah semangka ini,
selamat, kalian lebih beruntung dari orang yang hanya sekedar
mengonsumsinya saja, karena buah semangka ini merupakan salah satu buah
yang dapat menghasilkan pendapatan yang baik dan memiliki peluang yang
sangat menjanjikan.
Sebab, permintaan pasar akan buah semangka ini masih tergolong sangat tinggi.
Buah semangka ini bisa ditanam di lahan yang luas ataupun hanya sekedar menanam di pot atau
polybag, namun untuk ukuran dari pot atau
polybag nya sendiri haruslah memiliki ukuran yang lebih besar dari ukuran normal mengingat ukuran dari buah ini sebesar bola basket.
Cara menanam nya pun tidaklah terlalu sulit, asalkan kalian tekun dan
rajin, maka bukan tidak mungkin buah semangka yang kalian tanam
mendapatkan hasil panen yang melimpah dan maksimal. Bagaimana cara
menanam buah semangka? Simak langkah-langkah berikut ini.
Langkah Pertama : Penentuan Lokasi Tanaman Buah Semangka
Langkah pertama dalam penanaman buah semangka yang baik dan benar
tidak lepas dari cara kalian menentukan lokasi yang nantinya akan
digunakan sebagai media tanam dari tanaman buah semangka. Penentuan
lokasi tanam ini tentunya dibutuhkan lokasi yang sesuai dengan
syarat-syarat tumbuh yang harus dipenuhi oleh tanaman buah semangka,
seperti:
- Tanaman buah semangka haruslah ditanam di lokasi yang memiliki curah hujan antara 40 hingga 50 mm per bulan.
- Tanaman buah semangka dapat tumbuh secara maksimal pada ketinggian 0 hingga 1000 meter di bawah permukaan laut.
- Selanjutnya, tanaman buah semangka memerlukan pancaran sinar
matahari secara langsung sepanjang hari untuk membantu dalam
berfotosintesis, usahakan jangan ditanam di lokasi yang tertutup.
- Kemudian agar mendapatkan kualitas buah semangka dengan kualitas
yang tinggi, usahakan kalian tanam buah semangka di tempat yang memiliki
suhu tanah berkisar 20 hingga 35 derajat celcius. Apabila lokasi tempat
penanaman buah semangka memiliki suhu tanah di bawah 20 derajat celcius
maka pertumbuhan tanaman buah semangka menjadi sangat lambat.
Kelembaban udara yang terlalu tinggi akan mendorong perkembangan
penyakit yang timbul, terutama cendawan patogen.
- Pada saat penanaman, tanaman buah semangka membutuhkan tanah yang
gembur dan subur untuk menopang pertumbuhannya. Syarat tanah agar
menjadi subur ialah tanah yang memiliki tekstur lempung berpasir serta
mengandung berbagai unsur hara.
- Syarat terakhir yang harus dipenuhi agar tanaman buah semangka dapat
tumbuh di lokasi yang cocok ialah kalian perhatikan kondisi pH tanah
yang berada di lokasi, pH tanah yang dianjurkan sebesar 6 hingga 6,7.
Apabila pH tanah yang telah kalian ukur dengan alat pengukur pH tanah
belum memenuhi angka 6 hingga 6,7 atau bahkan melebihi dari angka
tersebut, maka kalian lakukan proses pengapuran dengan kapur doloit
dengan dosis 1 ton per hektar lahan.
Langkah Kedua : Pengolahan Tanah Tanaman Buah Semangka
Setelah syarat-syarat tersebut terpenuhi, langsung saja kalian
lakukan persiapan lebih lanjut dengan mempersiapkan proses pengolahan
tanah pada lahan yang telah disiapkan.
Untuk tanah yang lebih gembur, maka kalian lakukan proses
penggemburan tanah dengan cara mencangkul atau membajaknya dengan
menggunakan cangkul.
Proses pembajakan ini juga tidak hanya bertujuan untuk menggemburkan
tanah, tetapi juga dapat membersihkan rumput-rumput liar yang ada pada
lahan.
Kemudian setelah proses pembajakan, maka kalian buatlah bedengan atau
semacam gundukan tanah yang berguna sebagai media tanam dan berguna
agar terhindar dari air yang tergenang dikala hujan datang, karena
dengan membuat bedengan, maka lahan tanam menjadi ada semacam daerah
resapan air atau drainase nya sendiri yang berguna untuk menyerap air
ketika air tergenang.
Buatlah bedengan dengan memiliki ukuran lebar sebesar 200 cm
sementara untuk tingginya yaitu sekitar 40 cm dan untuk panjangnya dapat
disesuaikan dengan luas lahan yang ada.
Untuk jaraknya sendiri, beri jarak sekitar 100 hingga 150 cm,
kemudian kalian buat lubang tanam di atas bedengan yang telah dibuat
dengan ukuran 30 cm × 30 cm × 30 cm.
Setelah kalian membuat bedengan-bedengan, maka kalian lakukan
pemberian pupuk pada setiap lubang yang telah kalian buat, pupuk yang
diberikan ialah jenis pupuk dengan kandungan fosfor (P2O5) yang dicampur
dengan mikro-nutrisi lainnya sebanyak 50 kg per 100 meter persegi
lahan.
Langkah Ketiga : Pembibitan Tanaman Buah Semangka
Langkah ketiga dalam proses penanaman tanaman buah semangka agar
mendapatkan hasil yang maksimal ialah lakukan proses pembibitan.
Kalian bisa mencari bibit-bibit buah semangka secara
online ataupun secara
offline dengan mendatangi toko-toko penjualan benih tanaman.
Apabila kalian menginginkan kualitas buah semangka yang bagus ketika
di panen nanti, maka kalian dapat menggunakan benih bibit yang
berkualitas adalah dengan jenis hibrida impor, bibit buah semangka ini
terbagi menjadi dua jenis, yaitu triploid dan haploid.
- Pada bibit jenis triploid maka sebaiknya dilakukan penyayatan
bijinya terlebih dahulu atau direnggangkan bijinya terlebih dahulu,
karena cangkang pada biji dari bibit buah semangka ini tergolong cukup
keras. Kemudian setelah direggangkan, kalian rendam biji ini di dalam
air hangat selama kurang lebih 30 menit dan tiriskan hingga kering
sehingga kemudian bibit siap untuk dikecambah dan di pindahkan untuk di
tanam pada lahan yang telah diolah.
- Untuk bibit jenis kedua yaitu haploid, berbeda dengan yang triploid,
untuk bibit jenis haploid ini tidak perlu melakukan penyayatan terhadap
bijinya, kalian hanya tinggal melakukan penyemaian saja.
Kemudian, berikut adalah tahapan pembibitan pada tanaman buah semangka agar dapat tumbuh dengan maksimal, diantaranya:
- Pertama-tama kalian beli bibit tanaman semangka di toko-toko pertanian baik online ataupun offline
- Rendam bibit tanaman buah semangka dengan air bersih selama semalam.
- Setelah itu, biji yang telah di rendam, kalian tiriskan dan
keringkan serta bungkus dengan kain untuk kemudian digantung selama
sehari semalam sampai nantinya tumbuh tunas.
- Berikutnya, kalian siapkan polybag kecil yang telah terisi tanah serta campuran pupuk kandang atau pupuk organik dengan perbandingan 3 : 1, polybag tersebut kalian masukkan bibit sedalam kurang lebih 3 cm.
- Kemudian kalian siram bibit seperlunya, jangan sampai tergenang oleh air tetapi harus tetap dalam keadaan lembab
- Tunggu waktu selama 1 minggu agar bibit sudah siap untuk di pindahkan ke media tanam.
Langkah Keempat : Proses Penanaman Tanaman Buah Semangka

Langkah berikutnya setelah kalian melakukan proses penyemaian pada
bibit tanaman buah semangka ialah, kalian lakukan proses penanaman.
Proses ini memerlukan tingkat konsentrasi dan kehati-hatian, serta
ketenangan, karena apabila dilakukan secar asal-asalan maka dijamin
tanaman buah semangka tidak akan berbuah atau bahkan bisa busuk dan
gagal panen, oleh karena itu perhatikan langkah-langkah berikut ini:
- Pertama-tama, setelah 10 hari setelah kalian melakukan penanaman
bibit pada media semai, kalian pindahkan bibit tersebut ke media tanam
berupa lahan yang telah diolah dan diberi pupuk sebelumnya, proses
pemindahannya pun kalian lakukan dengan sangat hati-hati jangan sampai
ada batang atau akar yang patah.
- Langkah yang kedua ialah kalian tanam bibit yang telah dipindahkan
tadi ke media bedengan dengan jarak antara 1 baris dengan baris lainnya
sebesar 1,5 hingga 2 meter. Apabila saluran irigasi di lokasi penanaman
bekerja dengan sangat baik, maka kalian dapat menanam tanaman buah
semangka dengan lebih rapat lagi.
- Perlu diperhatikan langkah selanjutnya jangan menanam di lubang
tanam yang terlalu dalam, kalian bisa tanam dengan ukuran kedalaman
sebesar 8 hingga 10 cm hingga akarnya tertanam cukup kuat.
- Setelah itu, kalian bisa memberi lapisan mulsa plastik agar tanah
tetap dalam keadaan suhu yang hangat. Karena hal ini akan menjaga
kelembaban pada tanah dari penguapan yang terjadi, pemberian mulsa
plastik juga dapat mempercepat umur panen hingga 2 pekan lebih awal dari
waktu panen yang telah ditentukan.
- Kalian beri pupuk yang memiliki kandungan Boron sebanyak 2 kg per
100 meter persegi dan Sulfur sebanyak 25 kg per 100 meter persegi.
Apabila daerah lokasi tempat penanaman kalian memiliki curah hujan yang
tinggi dan hampir setiap waktu hujan maka kalian beri pupuk dengan dosis
yang lebih tinggi dari yang dianjurkan.
Langkah Kelima : Proses Pemeliharaan Tanaman Buah Semangka

Untuk proses pemeliharaanya kalian lakukan beberapa langkah yaitu:
- Dari mulai proses penyiraman tanaman, penyiraman dilakukan untuk
menjaga kandungan air di dalam tanah serta demi menjaga tanah agar tetap
lembab. Kalian dapat melakukan penyiraman sekurang-kurangnya 4 hingga 5
hari sekali jika musim penghujan datang.
- Apabila kalian menanam di tanah yang berpasir lalu cuaca menjadi kering, kalian lakukan penyiraman sehari sekali.
- Jaga agar jangan sampai terlalu banyak memberikan air, karena tanaman buah semangka sangat tidak tahan akan genangan air.
- Ketika buah dan Bunga sudah mulai muncul maka kurangi intensitas penyiramannya.
- Seminggu setelah penanaman, kalian perhatikan apakah ada tanaman
yang rusak, apabila ada yang rusak, dapat kalian ganti dengan yang baru.

- Kemudian proses berikutnya ialah proses pemupukan lanjutan. 3 pekan
setelah penanaman, kalian baru bisa menambahkan pupuk dengan kandungan
Nitrogen dan Potassium dengan masing-masing takaran sebanyak 20 hingga
25 kg.
- Kemudian penambahan pupuk berlanjut hingga ke 3 pekan berikutnya,
kalian dapat menambahkan jumlah pupuk yang sama. Kalian taburkan pupuk
di sekitar tanah yang dekat dengan tunas yang telah tumbuh.

- Untuk proses pemeliharaan tanaman buah semangka selanjutnya ialah
kalian lakukan proses penyiangan tanaman. Apabila tanaman sudah tumbuh,
kalian dapat mulai memangkas daun-daunnya agar pertumbuhan dapat
difokuskan kepada kemunculan bunga dan pertumbuhan buahnya saja.
Kemudian batang pun ikut dipangkas pada setiap ruas kelima.
- Pangkas juga tunas-tunas sampingan yang tumbuh, kalian hanya
membutuhkan 3 cabang samping. Lakukan proses penyiangan ini secara rutin
setiap satu pekan sekali.
Langkah Keenam : Proses Pemanenan Tanaman Semangka
Inilah langkah terakhir ketika kalian menanam tanaman buah semangka,
yang tak lain tak bukan adalah proses pemanenan. Tanaman buah semangka
yang telah siap untuk di panen memiliki beberapa ciri-ciri, diantaranya:
- Memiliki buah yang cukup berat
- Daun pada buah semangka sudah mulai agak layu
- Buah semangka akan berbunyi berat apabila ditepuk dengan menggunakan telapak tangan.
Apabila tanaman buah semangka yang kalian tanam telah mencapai
ciri-ciri diatas, maka buah semangka sudah siap untuk dipanen, kalian
lakukan pemanenan pada setiap pagi hari.
Caranya ialah kalian potong tangkai buah dengan menggunakan pisau
atau alat pemotong lain, pastikan pisau atau alat pemotong lainnya dalam
kondisi yang telah diasah tajam.
Sisakan tangkai kurang lebih 3 hingga 5 cm dari pangkal buah. Setelah
semua semangka yang telah di panen terkumpul, usahakan agar tidak
ditumpuk dan tempatkan pada tempat yang memiliki suhu udara yang sejuk.
Seperti itulah cara menanam tanaman buah semangka, permintaan akan
buah semangka di pasaran cukup tinggi, maka dari itu marilah kita
berbondong-bondong untuk mulai menanam tanaman buah semangka ini, selain
karena rasanya yang sudah pasti manis, menyegarkan, kaya akan kandungan
vitamin dan juga dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, tanaman
buah semangka dapat dijadikan bisnis yang menguntungkan bagi kalian.
Memang dalam menanam tanaman buah semangka ini diperlukan waktu yang
tidak sebentar serta tingkat ketelitian dan ketekunan yang tinggi, namun
hal itu sebanding dengan apa yang didapat ketika panen datang, yaitu
buah semangka yang manis dan menyegarkan serta memiliki nilai jual
tinggi apabila kualitas buah semangka sangat baik.
Selamat mencoba menanam dan membudidayakan tanaman buah semangka, semoga hasilnya memuaskan dan tetap semangat!